Telpon: 081-xxx-xxx-xxx Email: [email protected]

Netralitas ASN Pada Pemilukada 2020

DILEMATIS ANTARA LOYALITAS DAN NETRALITAS ASN

Menjelang pelaksanaan Pilkada 2020 yang akan di gelar secara serentak di 270 Daerah pada tanggal 9 Desember, isu netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) kerap menjadi sorotan, dilematis antara loyalitas dan netralitas. begitulah keadaan setiap ASN/PNS di setiap pusaran demokrasi Pilkada dan Pemilu. Profesional PNS pun selalu di bayangi oleh loyalitas. Di kanan loyalitas, di kiri soal netralitas.

Seperti kita ketahui hak  Suara Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) akan di awasi ketat dalam pemilihan kepala daerah (PILKADA) 2020 pada 9 Desember mendatang. Jika terbukti ada yang tidak Netral atau memiliki konflik kepentingan, akan di jatuhkan sanksi yang berlaku. Namun ironisnya geliat dan mobilisasi ASN seolah berbondong-bondong serta unggahan di media sosial dalam memberikan dukungan kepada calon pasangan atau petahana yang akan kembali mencalonkan.

Karena itu Kami selaku  Aparat Pengawas Interen Pemerintah (APIP) atau seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Inspektorat Kota Mataram memiliki komitmen bersama, untuk Netral dalam pemilihan Pilkada yang akan di selenggarakan pada Tanggal 9 Desember mendatang. Karena  Netralitas  Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan hal yang perlu terus di jaga dan di awasi agar Event Pemilu dapat berjalan secara jujur dan adil (Fairplay).






 

Sumber Stiker BAWASLU KOTA MATARAM

Dalam Pasal ini jelas ASN termasuk subjek hukum yang di larang untuk membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan  atau merugikan salah satu calon selama masa kampaye, Sehingga segala tindakan ASN baik berupa kebijakan atau keputusan maupun tindakan kongkrit yang dapat menguntungkan atau merugikan salah satu calon selama masa kampanye merupakan delik pelanggaran pemilu.


Mataram, 15/10/2020 diambil dari beberapa artikel terkait.



 



tags:
share: